Kenali Gejala Diabetes Sejak Dini


02 Aug 2016, 10:56
Posted by RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta

Oleh : Dwi Priantoro Pambudi (Maintenance RSKIA PKU KOTAGEDE) Bahaya diabetes tidak hanya mengancam orang yang bertubuh gemuk atau orang yang sudah berusia lanjut. Anak-anak dalam masa pertumbuhanpun beresiko terkena diabetes. Dijelaskan dr. Nestri, diabetes terjadi karena kurangnya hormon insulin dalam tubuh atau karena insulin tidak dapat berfungsi sempurna untuk mengontrol kadar gula darah tubuh. Setidaknya ada dua tipe diabetes yang dijelaskan dr. Nestri. Tipe pertama diabetes insipidus, jenis ini terjadi karena kadar insulin tubuh yang kurang, baik karena serangan virus, penyakit autoimun, ataupun bersifat herediter (menurun/genetis). Tipe kedua, diabetes melitus, terjadi karena kerja insulin tidak sempurna, kerja insulin yang tidak sempurna menyebabkan gula pada darah tidak berhasil terangkut ke dalam sel tubuh, sehingga kadarnya pada darah menjadi tinggi. Adapun diabetes yang mengancam anak-anak yaitu diabetes melitus, atau dikenal juga dengan penyakit kencing manis. "Selain faktor usia dan faktor keturunan, ada juga faktor lain yang bisa terjadi pada semua usia, termasuk anak-anak" ucap dr. Nestri kepada Tribun. Lebih lanjut, dr. Nestri menjelaskan, diabetes melitus bisa dikatakan juga sebagai penyakit gaya hidup, maka pencegah dengan mengatur gaya hidup."kita bisa cegah dengan melakukan menjaga pola makan, berat badan, dan serta aktivitas fisik," katanya. Namun, apabila sudah terkena diabetes, berbagai penyakit dan komplikasi lainnya pun dapat terjadi, inilah yang menjadi bahaya dan dapat mengantarkan penderita diabetes pada kematian. Komplikasi-komplikasi ini diantaranya stroke dan serangan jantung, peredaran darah ke kaki dan tangan terganggu. Nantinya juga luka sulit sembuh, bisa pula menyebabkan kebusukan jaringan. Kondisi yang parah bisa berakhir pada amputasi, kerusakan ginjal (bisa berujung pada gagal ginjal), gangguan sel saraf (sehingga respon saraf berkurang), penglihatan mata terganggu (bisa berujung pada kebutaan), dan gangguan fungsi seksual. "Untuk mengurangi resiko itu perlu dilakukan penjagaan kebersihan terutama pada bagian tangan dan kaki, dengan selalu mengenakan alas kaki (setidaknya kaus kaki meskipun sedang di dalam rumah), sering dicuci dan dikeringkan," jelasnya. Selain itu, penderita diabetes juga perlu melakukan pengendalian terhadap faktor resiko yang bisa diubah. Diantaranya dengan mengendalikan berat badan, mengatur pola makan, dengan membatasi makanan berlemak terutama lemak hewani, jarak antar makan besar 4-6 jam, hindari makanan dengan gula yang banyak, kurangi konsumsi garam, dan hindari alkohol, dan lakukan aktivitas fisik atai olahraga 30 menit setiap hari. "Hal ini sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter, karena bisa saja kondisi tubuh setiap pasien itu berbeda-beda," ujarnya.Selain itu, dalam pengobatan dan pengaturan pola makan dan aktivitas fisik, perlu pula dilakukan pemeriksaan gula darah secara berkala, karena konsumsi obat, pola makan dan aktivitas fisik yang kurang tepat justru dapat menyebabkan kadar gula dalam darah dapat menurun drastis. Karena penyakit ini sulit disembuhkan, maka sebisa mungkin kita mengindarinya dengan menjaga pola makan dan gaya hidup sehat. "Ya, sulit disembuhkan, terutama apabila sudah sampai terjadi komplikasi. Maka caranya adalah dikendalikan agar tetap terkontrol dan terhindar dari komplikasi yang bisa terjadi. Kalau komplikasi sudah terjadi, penanganannya bertambah dengan penanganan sesuai jenis komplikasinya," jelasnya. source : tribunnews
JUDUL
ISI
IMAGE

Ganti image*.JPG *.GIF dan maksimal 2mb
Berita Terkini
  • 5 Nutrisi yang Diperlukan Wanita Seiring Bertambahnya Usia RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta


  • RSIY PDHI Buka Pelatihan Penanggulangan Gawat Darurat RS Islam Yogyakarta PDHI


  • Cukup 5 Menit Kerjakan 6 Kebiasaan Sehat Ini RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta


  • BAKTI SOSIAL OPERASI BIBIR SUMBING & LANGIT-LANGIT GRATIS RS Khusus Bedah Ring Road Selatan


  • IMPLEMENTASI LEAN MANAGEMENT, STATEGI TRASFORMASI KENDALI MUTU & KENDALI BIAYA DI ERA JKN RS Islam Yogyakarta PDHI


  • Materi Tax Amnesty ARSSI DIY RS Islam Yogyakarta PDHI


  • Workshop " Bimbingan Teknis Pelaksanaan Tax Amnesti untuk Rumah Sakit " RS Islam Yogyakarta PDHI


  • Workshop " Bimbingan Teknis Pelaksanaan Tax Amnesti untuk Rumah Sakit " Admin


  • Kenali Gejala Diabetes Sejak Dini RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta


  • Penyakit yang Perlu Diwaspadai Perempuan RSKIA PKU Muhammadiyah Kotagede Yogyakarta


Contact Info